Minggu, 09 Februari 2014

Dharma Wacana Hari Saraswati



NASKAH DHARMAWACANA
MAKNA HARI RAYA SARASWATI


                                                                   Disusun oleh
                                                               Dewa ayu kartini


Om Swastyastu
Om  Avignam Astu Nama Sidham
0m anobadrah kertawiyantu wiswatah
Semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru.

            Kepada pandita yang saya sucikan, kepada Bapak  Parisada yang saya hormati, kepada tokoh masyarakat yang saya hormati dan umat sedharma yang berbahagia dan saya banggakan. Puji syukur kita haturkan kehadapan Ida Sang HyangWidhi Wasa atas Asung Kerta Wara NugrahaNya. Sehingga hari ini kita dapat berkumpul bersama di pura dalem Dharma Yoga dalam acara persembahyangan piodalan “bude cemeng kelau” dengan keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun.
Terima kasih atas waktu yang telah diberikan kepada saya. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan pesan Dharma dengan tema MAKNA HARI RAYA SARASWATI. Adapun alasan mengapa saya mengangkat tema ini karena yang  Saya amati dilapangan masih banyak umat terutama pelajar yang belum memahami makna dari perayaan Saraswati.
Umat sedharma yang berbahagia,
Umat Hindu sangat bersyukur karena dalam ajaran Hindu banyak terdapat hari suci keagamaan. Perayaan hari – hari suci keagamaan merupakan sarana untuk menghaturkan rasa terima kasih dan bersyukur kehadapan Hyang Widhi Wasa. Salah satu hari suci tersebut adalah Hari Saraswati yang datangnya setiap enam bulan sekali tepatnya sabtu umanis Wuku watugunung . Karena sebentar lagi kita akan merayakannya hari Saraswati, timbul pertanyaan dalam hati. Sudahkah kita bersyukur pada setiap Hari Sarawati tiba ?

Dalam perayaan hari raya Sarasvati hendaknya setiap umat merenung dan mencari penyadaran kedalam diri sendiri. Karena jika sudah menemukan penyadaran dalam diri sendiri maka itulah hakekat pengetahuan yang tertinggi. Berbicara tentang Saraswati, Beliau adalah lambang suatu tingkat kesempurnaan dimana mengandung nilai – nilai : Satyam (Kebenaran), Shivam(kemuliaan) dan Sundaram (keindahan). Karena tanpa adanya ketiga nilai ini maka pengetahuan itu   hambar seperti sayur tanpa garam. Selama ini rasa syukur itu kita wujudkan melalui persembahyangan Saraswati bersama - sama di Pura. Di samping itu, kita juga mempersembahkan banten Saraswati kepada Sang Hyang Aji Saraswati, khususnya di tempat kita menyimpan buku - buku. Karena hari saraswati juga dikatakan sebagai hari turunnya weda atau ilmu pengetahuan suci. Seperti yang dicantumkan dalam sloka Bhagawadgita IV.38 yaitu :
Na hi jnanena sadrsam
Pavitram iha vidyate,
Tat  svayam  yoga-samsiddhah
Kalenat mani vindati
Artinya :
Tidak ada sesuatu dalam dunia ini yang dapat menyamai kesucian ilmu pengetahuan, mereka yang sempurna dalam yoga akan menemui dirinya sendiri dalam jiwanya pada waktunya.
Umat sedharma sekalian,
Sloka diatas memberi penekanan bahwa ilmu pengetahuan ternyata menjadi bagian penting bagi umat manusia. Itulah sebabnya umat Hindu secara khusus memberi penghormatan terhadap ilmu pengetahuan dalam wujud perayaan “Saraswati” dengan kata lain perayaan Saraswati mengingatkan umat manusia, bahwa ia memerlukan kehadiran ilmu pengetahuan dalam hidupnya.
Jadi umat sedharma,
Dengan memiliki pengetahuan maka kita akan menjadi orang “tahu” atau mengetahui berbagai hal baik tentang hakekat /keberadaan hidup itu sendiri, maupun cara/jalan semestinya dilakukan dalam hidupnya. Maka jika kita tidak berpengetahuan, kita dipersaamakan dengan orang buta masuk gua (sudah buta masuk gua pula alangkah gelapnya). Dalam kondisi seperti itu, jelas kita akan banyak membuat kesalahan, yang  artinya banyak membuat dosa dalam hidup. Atas dasar pemahaman itu maka orang yang memiliki ilmu pengetahuan dijamin akan terhindar dari dosa.
Demikialah sedikit pesan dharma yang dapat saya sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada kata-kata saya yang kurang berkenan di hati umat sedharma sekalian saya mohon maaf dan kehadapan Brahman saya mohon ampun. Karena pepatah mengatakan “tan hhana wang sweta nulus” tidak ada manusia yang sempurna. Saya ucapkan terima ksih atas perhatiannya dan saya akhiri dengan mantram puja santih.
Om asato masad gamaya
Tamaso majyotir gamaya
Mrtyor ma amrtam gamaya
Loka samasta sukino bawantu

Om  śāntih  śāntih  śāntih  om.

                                       





1 komentar:

  1. Titanium Dab Tool - Titanium Art Tools
    Titanium Dab is a titanium stronger than steel versatile tool that aims to bring your art to life. This tool is designed titanium hip to provide 2018 ford fusion energi titanium the user with a powerful titanium flat irons and versatile tool. It is $34.95 · microtouch titanium trim walmart ‎In stock

    BalasHapus